MAMPUKAH MASYARAKAT SEBATIK MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN ?

Posted: April 9, 2015 in Asuhan Keperawatan
Kota Sebatik Indonesia

               Kota Sebatik Indonesia

Sebatik, ( 09 Maret 2015 ) Sebagai salah satu daerah perbatasan yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia dan menggantungkan kehidupan dengan negara Malaysia, memberikan sinyal bagi kita bahwa Sebatik mungkin akan semakin dibanjiri oleh barang dan jasa produksi negara tetangga itu. Kemudian, pelaku usaha Sebatik pun mungkin akan kewalahan untuk tetap bertahan.

Mampukah Pelaku Usaha Sebatik Menghadapi MEA ?

Hari ini kita hanya mampu memperkirakan strategi dan kebijakan lokal yang mungkin diambil agar pelaku usaha tetap bertahan ditengah ketergantungan Sebatik dengan Tawau serta kebebasan ekonomi regional Asean.

Tapi kita sebaiknya tidak pesimis bahwa Sebatik juga mampu menghadapi MEA walau masih bergantung, namun ketergantungan itu tidak disemua aspek. Jadi masih ada sektor yang mampu dijual dari Sebatik sebagai wilayah Indonesia.

Produk Indonesia Lebih Variatif, Kantin Puskesmas Sebatik Barat

Menurut penulis, Kita mampu berdampingan dengan Tawau terutama Tionghoa Tawau yang pasti melebarkan usaha mereka ke Sebatik. Sebatik harus memiliki model dan usaha yang berbeda dari produk warga Tawau di tingkat ekonomi mikro, kecil dan menengah. Pengusaha Sebatik sebaiknya mampu menjadi supplier produk dalam Negri untuk di pasarkan ke Tawau, seperti produk mie instan, pakaian jadi, batik dan yang paling menjanjikan produk busana muslim Indonesia yang lebih variatif dibanding produk Malaysia.

Selain itu produk bakery sebatik juga mampu bersaing, camilan khas Sebatik, serta kuliner Indonesia yang bermacam-macam bisa dijadikan ciri khas Sebatik yang notabene Beranda Terdepan NKRI.

Sebatik bisa dijadikan “Stand Bazar” produk Indonesia sehingga Tawau Malaysia dan Sebatik Indonesia bisa saling melengkapi, bukan saling menguasai, apalagi sampai pada keadaan warga Sebatik jadi penonton di arena sendiri.

Disamping itu, Sebatik juga perlu didukung infrastruktur serta sarana yang mampu mendatangkan produk barang dan jasa dari pulau Jawa dan Sulawesi dan daerah lainnya untuk “dipamerkan dan dijajakan ke Negara tetangga”. Masalah harga, Indonesia selalu mampu bersaing, hanya kadang di tingkat kualitas Indonesia masih sedikit dibawah di bidang elektronik tapi tidak terlalu berarti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s